Saran Pemberian Jadwal MPASI Pertama, Bisa dijadikan Alternatif

Saran Pemberian Jadwal MPASI Pertama, Bisa dijadikan Alternatif

Jadwal MPASI pertama memang menjadi momen yang paling mendebarkan sekaligus ditunggu. Terutama untuk ibu muda yang belum berpengalam dalam pemberian makanan pendamping tersebut.

Tentu saja hal ini sangat wajar karena berhubungan dengan kesiapan anak untuk mengkonsumsi makanan yang lebih padat. Selain itu juga perlu mempertimbangkan kemampuannya mengunyah.

Untuk menepis kebingungan ibu tentang pemberian makanan pendamping ASI pertama, maka dapat membaca uraian di bawah ini.

Pemberian Jadwal MPASI Pertama

Pemberian jadwal MPASI pertama pada sang bayi perlu memperhatikan perkembangan. Sebab diperlukan juga kondisi yang ideal agar anak merasa nyaman dengan perubahan pola makan tersebut.

Adapun pemberian jadwal antara 1 bayi dengan yang lainnya berbeda. Ibu dapat memperhatikan kebutuhan anak pribadi sesuai dengan perkembangannya. Di bawah ini merupakan contoh jadwal yang bisa dijadikan pilihan.

  • Pukul 07.00. Biasanya pada waktu ini sang bayi mulai bangun tidur. Ibu dapat memberikan ASI atau susu formula sebagai sumber makanannya. Karena pemberian MPASI masih berupa adaptasi.
  • Pukul 08.00. Ibu mulai dapat memberikan menu MPASI yang sudah disiapkan terlebih dahulu. Berikanlah dalam porsi kecil, sehingga Ibu juga mempelajari seberapa banyak yang bisa dikonsumsi.
  • Pukul 09.30. Biasanya pada waktu ini baik kembali tidur
  • Pukul 10.30. Ibu dapat memberikan ASI sampai bayi merasa kenyang
  • Pukul 12.00. Waktunya makan siang. Ibu dapat memberi makan MPASI yang telah disiapkan. Sajikan dalam porsi yang kecil. Jangan paksakan jika bayi terlihat menolak.
  • Pukul 12.30. .Umumnya bayi setelah makan akan sangat mengantuk. Biarkan saja tidur siang.
  • Pukul 13 30. Ibu dapat memberikan cemilan lembut berupa biskuit khusus bayi yang dijadikan bubur
  • Pukul 18.00. Waktunya makan malam. Ibu juga masih dapat memberikan MPASI yang sudah dibuat terlebih dahulu. Jika terlihat bayi menolak, maka jangan dipaksakan.

Pastikanlah Ibu memberikan makanan pendamping ASI secara konsisten dalam waktu yang hampir selalu bersamaan setiap harinya. Tujuannya adalah agar sih kecil mampu memahami proses adaptasi tersebut.

Selain itu juga bayi bisa merasakan perubahan antara lapar dan kenyang. Sehingga lama-kelamaan sang anak bisa makan secara teratur. Tentu saja hal ini di masa depan dapat membantunya terhindar dari penyakit lambung.

Paling penting dalam memperhatikan kualitas MPASI yang akan diberikan. Selalu pastikan lah menggunakan produk yang bermutu tinggi dan memiliki nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi.

Jika Ibu memutuskan untuk membuat sendiri maka pastikanlah menggunakan bahan-bahan segar sehingga kandungan nutrisinya masih sangat banyak.

Ibu harus memperhatikan perkembangan yang baik ketika memulai jadwal MPASI pertama. Karena pada usia 6 bulan masih merupakan proses dan fase adaptasi dari makanan cair seluruhnya menjadi lebih padat.

Related Posts